Rusia Menyerang Kota di Ukraina Dengan Rudal 10 Orang Tewas

Rusia Menyerang Kota di Ukraina Dengan Rudal 10 Orang Tewas

Ixarm – Rusia kembali melancarkan serangan rudal ke kota-kota di Ukraina pada Kamis (29/12/2023) malam. Serangan ini menyebabkan korban jiwa semakin bertambah, dengan setidaknya 10 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka.

Menurut Menteri Dalam Negeri Ukraina, Ihor Klymenko, serangan rudal Rusia kali ini menargetkan kota-kota di Ukraina Timur, termasuk Kramatorsk, Kharkiv, dan Mariupol. Di Kramatorsk, sebuah rudal menghantam sebuah pasar, menewaskan sedikitnya 5 orang dan melukai 15 lainnya disampaikan ke berita terkini.

Di Kharkiv, sebuah rudal menghantam sebuah gedung apartemen, menewaskan sedikitnya 3 orang dan melukai 10 lainnya. Sementara itu, di Mariupol, sebuah rudal menghantam sebuah pusat perbelanjaan, menewaskan sedikitnya 2 orang dan melukai 5 lainnya.

Serangan rudal Rusia ini menambah daftar panjang korban jiwa yang berjatuhan selama perang di Ukraina. Menurut PBB, perang yang telah berlangsung selama lebih dari 10 bulan ini telah menyebabkan lebih dari 5.000 warga sipil tewas dan lebih dari 10 juta orang mengungsi.

Serangan rudal Rusia ini juga menuai kecaman dari berbagai pihak. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyebut serangan ini sebagai “tindakan terorisme”. Sementara itu, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg menyebut serangan ini sebagai “pelanggaran hukum humaniter internasional”.

Kremlin belum memberikan komentar terkait serangan rudal ini. Namun, sebelumnya Rusia telah berulang kali membantah menargetkan warga sipil dalam perang di Ukraina.

Serangan rudal Rusia ini memiliki dampak yang signifikan terhadap Ukraina. Selain menyebabkan korban jiwa, serangan ini juga merusak infrastruktur penting dan mengganggu aktivitas ekonomi.

Di Kramatorsk, serangan rudal menghantam sebuah pasar yang ramai dikunjungi warga. Serangan ini menyebabkan kerusakan parah pada pasar dan sekitarnya. Di Kharkiv, serangan rudal menghantam sebuah gedung apartemen yang menyebabkan bangunan tersebut runtuh.

Sementara itu, di Mariupol, serangan rudal menghantam sebuah pusat perbelanjaan yang menyebabkan kebakaran besar.

Serangan rudal Rusia ini juga mengganggu aktivitas ekonomi di Ukraina. Banyak pabrik dan perusahaan yang terpaksa tutup karena serangan ini. Hal ini menyebabkan meningkatnya angka pengangguran dan kemiskinan di Ukraina.